Menganalisis Kebutuhan Telekomunikasi dalam Jaringan
"Assalamu'alaikum,,,,,Selamat datang di Blog Saya, di sini saya akan memuat materi tentang menganalisis kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan.Yang mana artikel ini saya buat untuk membantu kalian mengetahui kebutuhan telekomunikasi dalam jaringan yang mungkin banyak orang belum mengetahuinya,
"selamat membacaaa,,,,,,"
➽➽➽
⧭ MENGANALISIS KEBUTUHAN DALAM JARINGAN⧭
Di zaman era modern ini, komputer merupakan salah satu kebutuhan yang sulit terlepas dalam kehidupan masyarakat. Komputer merupakan salah satu alat yang membantu kita dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, komputer juga sebagai alat yang digunakan untuk saling berbagi suatu informasi, proses ini terjadi dikarenakan suatu komputer terhubung dengan komputer lainnya agar bisa berkomunikasi ataupun saling berbagi untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan.Hal tersebut dikatakan Jaringan Komputer.
Penggunaan dan penerapan Jaringan komputer ini sudah banyak diterapkan di perkantoran, lab sekolah, di Warnet dan sebagainya bahkan, menjadi sesuatu yang wajib untuk dimiliki. Dan disini saya akan mencoba menjelaskan kebutuhan jaringan komputer baik dari segi hardware,software dan topologi yang digunakan dalam membentuk suatu jaringan komputer.
Kebutuhan telekomunikasi jaringan dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :
- Analisis peninjauan lapangan dalam telekomunikasi.
- Analisis kebutuhan sumber daya dalam telekomunikasi.
- Analisis kebutuhan perangkat dalam telekomunikasi.
(a). Analisis Peninjauan Lapangan dalam Telekomunikasi
Disini saya menganalisis kebutuhan jaringan ini di salah satu warnet.
Berikut ini adalah hasil analisa saya :
ANALISA HARDWARE JARINGAN KOMPUTER
Komputer yang digunakan dimana warnet yang saya analisa itu jumlahnya 9 unit komputer untuk client dan ditambah 1 unit komputer yang bertindak sebagai server.
Spesifikasi komputer disesuaikan dengan kebutuhan warnet agar dapat berjalan dengan semestinya adapun sepesifikasi minimum komputer di suatu warnet yaitu:
RAM minimal 2 GB baik DDR 2 maupun DDR 3
VGA 1 GB
Prosesor yang memiliki kecepatan baca 2,5 ghz ke atas biasanya di warnet menggunakan jenis prosesor AMD dengan type Athlon baik X2 ataupun X3.
Hardisk 320 GB
Monitor yang dipakai biasanya memiliki resolusi 1024 x 76 ke atas ini diperuntukan agar bisa digunakan dalam game online.
Router yang disini berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Disini router menggunakan RJ 45 sebagai port internetnya.
SWITCH/ HUB digunakan untuk menghubungkan tiap computer dalam sebuah jaringan local biasanya yang digunakan adalah SWITCH yang memiliki 16 port.

Kabel UTP cat 5.
Konektor RJ45 untuk menghubungkan cable UTP dengan NIC.
Modem, perangkat optional ini digunakan jika ingin menghubungkan jaringan ke Internet, modem dikoneksikan dengan jaringan lain tergantung dari layanannya.
ANALISA SOFTWARE JARINGAN KOMPUTER
Dalam membangun suatu jaringan komputer, tak hanya penggunaan hardware namun disini diharusakan adanya software dan konfigurasi2 pada komputer server dan client agar sebuah jaringan komputer dapat bekerja secara optimal. Adapun hasil analisa saya tentang sotware di dalam jaringan komputer yaitu:
SO (system Operasi) system operasi yang biasa digunakan adalah windows XP. ini dikarenakan system operasi ini sudah cukup kompatibel dengan banyak aplikasi dan game online.
Web Browser, digunakan untuk menghubungkan kita ke jaringan luar.
Billing client, yang digunakan untuk mengelola komputer client.
Aplikasi Game Online.
ANALISA TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
Dalam membangun suatu jaringan komputer di warnet ini biasanya topologi yang digunakan ialah topoogi STAR dimana tiap PC dihubungkan dengan Switch-Hub. Topologi ini memiliki kelebihan yaitu:
Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
Tingkat keamanan termasuk tinggi.
Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
ANALISA TATA LETAK
Berdasarkan Analiasa Topologi Diatas maka kita dapat membuat sketsa tata letak yang menggambarkan warnet tempat saya menganalisa. Adapun gambarnya bisa di sketsakan:
(b).ANALISIS KEBUTUHAN SUMBER DAYA DALAM TELEKOMUNIKASI
I. WIRELINE ( Berkabel )
Wireline adalah berbagai sumber daya yang dimiliki untuk berkomunikasi secara elektronik,atau Jaringan internet tanpa kabel.
Kabel yang digunakan adalah :
1. Kabel Coaxcial
Kabel coaxial adalah jenis kabel yang memiliki dua buah penghantar konduktor berupa kabel solid terbuat dari tembaga sebagai inti, kemudian dilapisi sekat isolator dan dililit kembali oleh penghantar berupa kabel serabut yang terbuat dari tembaga atau alumunium sebagai penghantar bagian luar.
Kelebihan Kabel Coaxial :
· Kabel coaxial memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan kabel fiber optik.
· Kabel coaxial memiliki kecepatan transmisi cukup tinggi walaupun mempunyai keterbatasan
dalam hal jangkauan.
· Walaupun dalam proses instalasinya cukup rumit, namun Kabel coaxial peka terhadap isyarat.
· Teknologi yang digunakan pada jaringan kabel coaxial sangat umum, mengingat kabel ini sudah
digunakan sejak puluhan tahun lalu.
Kelemahan Kabel Coaxial :
· Untuk mempertimbangkan ukurannya kabel coaxial memerlukan ketelitian yang tinggi, sehingga
cukup rumit dalam proses instalasi.
· Kabel coaxial cenderung lebih mahal dalam biaya pemeliharaan yang dibutuhkan.
· Kabel jenis ini sangat rentan terhadap temperature di dalam kabel.
· Jangkauan transmisi data dari kabel coaxial terbilang terbatas, sehingga membutuhkan repeater
yang digunakan untuk memperkuat sinyal di jarak yang jauh.
2. Kabel Twisted Pair
Kabel Twisted Pair merupakan sebuah bentuk model dari suatu kabel di mana 2 (dua) konduktornya digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau bahkan meniadakan dari adanya gangguan elektromagnetik yang ada dari luar. Kabel ini dibedakan menjadi 2, yaitu UTP dan STP.
3. Kabel Serat Optik (Fiber Optik)
Kabel jaringan fiber optik adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.
Kelebihan Kabel FO :
· Transmisi data 10 s.d. 100 Mbps,
· Delay atau waktu koneksi antarkomputer cepat,
· Transmisi data berjalan dengan lancar
· Biaya peralatan terjangkau
Kelemahan Kabel FO
· Penggunaan terbatas pada satu tempat yang terjangkau kabel
· Waktu untuk instalasi lama
· Membutuhkan tempat dan lokasi jaringan permanen
· Membutuhkan biaya perawatan rutin
· Sulit untuk berpindah tempat
II. WIRELESS ( Tanpa Kabel)
Wireless merupakan jaringan komputer yang menghubungkan komputer lain atau dengan internet tanpa menggunakan kabel, dapat diganti dengan menggunakan:
1. Gelombang Radio
2. Sinar inframerah
3. Bluetooth
4. Gelombang mikro
Kelebihan :
•Mobilitas :
Jaringan nirkabel menyediakan pengaksesan secara real-time kepada pengguna jaringan di mana saja selama berada dalam batas aksesnya.
•Kecepatan Instalasi:
Proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena tidak membutuhkan kabel yang harus dipasang sebagai penghubung.
•Fleksibilitas tempat :
Jaringan nirkabel atau wireless sangat fleksibel terhadap tempat, berbeda dengan jaringan kabel yang tidak mungkin untuk dipasang tanpa kabel.
•Hemat Biaya :
Bila terjadi perpindahan tempat, anggaran biaya dapat ditekan walaupun investasi awal pada jaringan nirkabel ini lebih besar biayanya dari pada jaringan kabel. Biaya instalasi dapat diperkecil karena tidak membutuhkan kabel dan biaya pemeliharaan pun lebih murah.
•Kemampuan Jangkauan :
Konfigurasi jaringan dapat diubah dari jaringan peer-to-peer untuk jumlah pengguna yang sedikit menjadi jaringan infrastuktur yang lebih banyak.
Kekurangan :
•Transmisi data hanya 1-2 Mbps yang jumlahnya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
•Transmisi data dari komputer yang berbeda dapat mengganggu satu sama lainnya.
•Biaya peralatannya mahal.
•Adanya delay atau waktu koneksi yang besar.
•Adanya masalah propagasi radio, seperti terhalang, terpantul, dan banyak sumber interferensi.
•Kapasitas jaringan memiliki keterbatasan yang disebabkan spektrumnya
tidak besar (pita frekuensiny a tidak dapat diperlebar).
•Keamanan data atau kerahasiaan data kurang terjamin.
•Sinyalnya terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya
benda yang menghalangi sinyal.
III. JARINGAN DENGAN MODEM
Modem merupakan perangkat keras pada jaringan komputer untuk menghubungkan Local Area Network dengan jaringan Internet. Modem mengubah komunikasi dua arah yang awalnya dari sinyal digital menjadi sinyal analog ataupun sebaliknya. Sinyal digital dikirimkan dari komputer kemudian berubah menjadi sinyal analog.
Jenis - jenis modem pada jaringan internet :
a) Modem Internal
merupakan sebuah kartu yang dipasangkan pada slot motherboard. Keuntungan modem ini adalah cara pemasangannya mudah dan harganya relatif lebih murah.
b) Modem Eksternal
adalah modem yang dipasang diluar komputer, biasanya ditancapkan pada slot USB.
c) Modem yang menggunakan media kabel yaitu sebuah modem yang menggunakan kabel sebagai media perantaranya (contoh: TV kabel dan jaringan telepon).
d) Modem tanpa kabel, modem ini menggunakan media tanpa kabel untuk perantaranya (contoh: modem GSM, Modem CDMA dan lain-lain).
IV. KOMUNIKASI DENGAN SATELIT
Komunikasi tanpa kabel yang menggunakan satelit sebagai pemancar, penerima dan penguat. Sistem komunikasi ini menggunakan gelombang sebagai penghantar datanya.Contohnya :
a. Antena : Bagian vital dari suatu pemancar atau penerima yang berfungsi untuk menyalurkan sinyal radio ke udara.
Fungsi :
Mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara / ruang bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Pada radar atau sistem komunikasi satelit, sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua fungsi (peradiasi dan penerima) sekaligus. Namun, pada sebuah teleskop radio, antena hanya menjalankan fungsi penerima saja.
b. Televisi dan radio
Alat penyampaian informasi yg menggunakan gelombang sebagai penghantar sinyal suara dan gambar.
c. Komunikasi selular
Menggunakan transmisi radio untuk mengirimkan sinyal informasi.
d. VSAT
VSAT (dari Very Small Aperture Terminal) adalah stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan dengan diameter kurang dari tiga meter. Fungsi utama dari VSAT adalah untuk menerima dan mengirim data ke satelit. Satelit berfungsi sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya di atas bumi. Sebenarnya piringan VSAT tersebut menghadap ke sebuah satelit geostasioner. Satelit geostasioner merupakan satelit yang selalu berada di tempat yang sama sejalan dengan perputaran bumi pada sumbunya yang dimungkinkan karena mengorbit pada titik yang sama di atas permukaan bumi, dan mengikuti perputaran bumi
C. ANALISIS KEBUTUHAN PERANGKAT DALAM TELE- KOMUNIKASI
Seiring dengan perkembangan alat komunikasi yang telah berevolusi menjadi fasilitator bagi berbagai macam kegiatan yang bisa lakukan dalam kehidupan schari-hari. Di era serba instan ini, segala sesuatunya terkait dengan penggunaan teknologi komunikasi untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat yang lebih luas. Penerapan teknologi komunikasi ditentukan oleh sejauh mana teknologi komunikasi mampu membuka akses pada berbagai pelayanan dan jaringan informasi.
1. Laptop atau PC Tablet
Laptop ditujukan untuk portabilitas, daya yang rendah sehingga hanya dapat digunakan untuk jangka waktu tertentu. Laptop lebih mirip komputer pribadi dalam pengoperasiannya, terutama untuk penggunaan tugas luar atau kebutuhan untuk bepergian dengan komputer. Agar dapat digunakan tanpa sambungan listrik, baterai laptop perlu diisi ulang. Tentu saja hal ini tidak seperti komputer desktop yang selalu berhubungan langsung dengan jaringan listrik.
2. Komputer (PC)
Komputer menjadi salah satu teknologi informasi yang berkembang sangat cepat dengan berbagai kemampuan untuk menyimpan dan mem- proses sejumlah informasi serta menampilkan kalkulasi melalui mesin pengolah data. Komputer adalah salah satu alat elektronik dan alat mekanik yang bisa membawa fungsi-fungsi matematika pada tingkatan yang lebih tinggi dan akurat. Fungsi utama komputer adalah komputasi, penyimpanan informasi. komunikasi, dan pengawasan.
3. Televisi
Televisi umumnya ditujukan untuk hiburan, pendidikan, berita. politik dan periklanan.. Televisi menjadi sebuah media telekomunikasi yang digunakan untuk mentransmisikan gambar bergerak dalam warna mono- krom (hitam putih) atau berwarna dalam bentuk dua atau tiga dimensi serta suara. Salah satu teknologi informasi yang sangat populer adalah televisi. Televisi menggunakan berbagai macam teknologi yang terencana dan teroganisasi dengan baik serta memiliki karakteristik komunikasi massa, karakteristik media massa, dan karakteristik media penyiaran. Karakteristik media televisi tersebut menjadikan televisi sebagai salah satu media massa yang sangat mahal.
4. Telegraf
Telegraf termasuk sistem komunikasi yang makin ditinggalkan penggunaannya, kecuali dalam bidang pelayaran dan militer. Telegral diterjemahkan sebagai sebuah sistem yang digunakan untuk mengirimkan pesan dengan menggunakan kabel dan listrik, atau radio.
5. Radio
Radio juga memiliki fungsi media massa seperti hanya dengan televisi. yaitu menghibur, memberi informasi, sosialisasi, dan memberi penge- tahuan kepada masyarakat. Sistem komunikasi radio membutuhkan pemancar dan penerima yang masing-masing memiliki antena, dan peralatan terminal lainnya yang sesuai seperti mikrofon pada pemancar dan pengeras suara pada penerima dalam hal sistem komunikasi suara. Dengan demikian. radio identik dengan salah satu teknologi informasi yang menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan informasi seperti suara dengan cara mengatur secara sistematis sifat-sifat gelombang energi elektromagnetik yang ditransmisikan melalui ruang angkasa seperti amplitudo, frekuensi, fase, dan lain-lain 6. Telepon Genggam Telepon merupakan salah satu peralatan teknologi komunikasi sekali- gus perangkat telekomunikasi yang memungkinkan dua pengguna atau lebih melakukan percakapan saat mereka terlalu jauh untuk didengar secara langsung. Telepon juga diartikan sebagai sebuah alat yang diran- cang untuk transmisi dan penerimaan suara manusia secara simultan. Di masa sekarang, telepon genggam berkembang menjadi perangkat multi- fungsi seperti elektronik, SMS, pengiriman dan penerimaan MMS kalkulator, jam, registrasi komtak, alarm, perekam dan foto display, perekaman dan pemutar video, rekaman audio, dan lain-lain.
6. Telepon Genggam
genggam sebagai teknologi tentang telepon radio bergerak dan berbagai layanan komunikasi personal lainnya dimulai pada awal tahun 1920an yang ditandai dengan adanya uji coba sistem telepon berbasis mobil yang dilakukan oleh perusahaan Marconi dan the Bell Laboratories. Namun, sejarah perkembangan telepon dimulai saat telepon pertama kali ditemukan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876 dan dikembangkan lebih lanjut oleh Thomas Alfa Edison. Sistem telepon radio berbasis suara yang bersifat dua arah kemudian mulai berkembang tahun 1924. Telepon seluler termasuk telepon radio digunakan oleh militer selama masa perang dunia.
7. Faximile
Faximile menjadi salah satu peralatan teknologi informasi yang disebut telefaks atau telecopying. Faximile identik dengan transmisi bahan cetak melalui telepon yang dipindai ke nomor telepon yang terhubung ke alat pencetak (printer) atau perangkat keluaran lainnya.
8. Personal Digital Assistant (PDA)
PDA merupakan komputer berukuran kecil yang nyaman dan mudah dihubungkan ke telepon genggam. PDA termasuk jenis perangkat yang sesuai dengan telapak tangan user.
9. Modem
Modem atau modulator-demodulator berfungsi untuk menghasilkan sinyal yang dapat dikirimkan dengan mudah dan kemudian diterjemahkan untuk reproduksi data digital asli. Modem memungkinkan komputer berkomunikasi melalui saluran telepon dan menghubungkan kemputer ke internet. Modem dapat digunakan untuk mengirimkan sinyal analog dari diode pemancar cahaya hingga radio. Jenis modem yang umum digunakan memiliki kemampuan mengubah data digital komputer menjadi sinyal listrik termodulasi untuk ditransmisikan melalui saluran telepon dan didemodulasi oleh modem lain di sisi penerima untuk memulihkan data.
10. Satelit Komunikasi
Satelit komunikasi menciptakan sebuah saluran komunikasi antara Sumber pemancar dan penerima di lokasi yang berbeda di bumi. Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang berfungsi untuk mengirimkan dan menguatkan sinyal telekomunikasi radio melalui transponder. Satelit komunikasi digunakan untuk televisi, telepon, radio, internet, dan militer
11. Smartphone (telepon pintar)
Smartphone menggunakan sistem operasi yang menjadi dasar pengembangan aplikasi. Beberapa sistem operasi smartphone, misalnya Android. Symbian, Blackberry, dan WindowsPhone. Smartphone merupakan perangkat yang menggabungkan fungsionalitas telepon, PDA. kamera, camcorder dan komputer. Beberapa smartphone dapat dihubungkan ke layar eksternal dan keypad yang menciptakan lingkungan kerja, mirip dengan laptop atau komputer desktop.
12. Internet
Pada awalnya, internet untuk pertukaran data sederhana, tetapi di masa sekarang telah berkembang memengaruhi seluruh elemen masyarakat seperti ekonomi, sosialisasi, informasi, layanan kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Internet sebagai sistem global yang terdiri atas komputer dan jaringan komputer yang saling berhubungan dan berkomunikasi menggunakan protocol TCP/IP. Berbagai layanan internet yang kini berkembang sebagai berikut.
a. E-banking memungkinkan pengguna untuk memiliki kendali atas transaksi rekening mereka sendiri. pembayaran kredit, belanja, dan lain-lain. Manfaatnya adalah dapat menghemat waktu, biaya murah. dan dapat diakses di mana pun dan kapan pun
b. E-commerce
merupakan bentuk perdagangan yang memungkinkan konsumen untuk mencari dan membeli produk-produk yang dibutuhkan secara daring.
c. E-learning
terdiri atas berbagai bentuk pembelajaran dan/atau transfer pengetahuan yang didasarkan pada teknologi elektronik. Istilah E- learning sebagian besar digunakan untuk menggambarkan pembel- ajaran dan/atau diseminasi pengetahuan tidak secara langsung antara guru dan siswa dengan menggunakan teknologi informasi dan komu- nikasi.
d. E-government
digunakan untuk memberikan akses terbaik kepada publik terkait dengan informasi atau kebijakan pemerintah.
B. Menentukan Spesifikasi Kebutuhan Telekomunikasi dalam Jaringan
1. Penggunaan internet di sekolah banyak digunakan untuk layanan web atau browsing. Layanan web membutuhkan bandwidth minimal 128 Kbps.
2. Lab. Komputer 2 ruangan, masing-masing 40 komputer. Total komputer adalah 40*2=80 komputer.
3. Kebutuhan bandwidth adalah 128 Kbps *80=10240 Kbps.
jadi minimal sekolah harus punya bandwidth 10240 kbps atau 10 mbps
Menganalisis Kebutuhan Beban/Bandwith Jaringan
1. Kebutuhan Bandwith Untuk Komunikasi Data, Pengertian Bandwith, dan Troughput
I. Pengertian Bandwidth

Bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi atau data (bit) yang dapat dikirim dari suatu tempat ke tempat lain dalam satu detik. Bandwidth bisa digunakan untuk mengukur aliran data analog maupun aliran data digital. Satuan yang digunakan dalam Bandwidth adalah bps atau bit per second.

Sehari-hari kita sering mendengar bahwa pengertian dari Bandwidth Internet adalah sebuah batas maksimal kecepatan yang diberikan oleh sebuah ISP (Internet Service Provider) atau sebuah Penyedia jasa layanan Internet kepada kita. Dapat diibaratkan sebuah pipa yang dilalui oleh air, jika ukuran pipa tersebut semakin besar maka air yang dikirim pun akan semakin besar pula.
Macam-Macam Bandwidth
1. Bandwidth Analog Merupakan rentang antara frekuensi yang terendah dengan frekuensi yang tertinggi yang digunakan pada transmisi signal radio (digital ataupun analog) dalam satuan Hertz (Hz) yang dapat menentukan banyaknya informasi yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.
2. Bandwidth DigitalMerupakan jumlah atau banyaknya data (bit) yang dapat dikirimkan dan diterima melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi dalam 1 detik. Satuannya adalah bits, Byte, Kilo, Mega, Giga.
1Byte (1B) = 8bits
1 Kilobit (1kb) = 1.000bits
1KiloByte(1KB) = 8.000bits
1Megabit (1Mb) = 1000.000bits
1Gigabits(1Gb) = 1.000.000.000 bits.
Bandwidth Uplink dan Downlink
Bandwidth Uplink atau Upload (Batas kecepatan upload).
Upload merupakan sebuah proses dimana kita mengunggah atau mengirim data dari perangkat kita berupa text, pesan, gambar, video, dll ke perangkat lain menggunakan jaringan komputer/internet. Contohnya seperti ketika mengunggah sebuah foto ke Sosial Media seperti Facebook. Meskipun kita hanya mengirim sebuah pesan melalui FB, WA, BBM, dsb itu sudah disebut dengan upload.
Bandwidth Downlink atau Download (Batas kecepatan download).
Download adalah sebuah proses dimana kita mengambil/mengunduh data dari perangkat lain atau internet berupa text, pesan, gambar, video, dll ke komputer kita dengan menggunakan jaringan komputer atau internet. Browsing pun merupakan kegiatan yang disebut dengan download karena komputer atau perangkat yang sedang digunakan sudah mengambil data dari internet.
Konsep bandwidth tentunya juga mempunyai kelemahan, salah satunya adalah bandwidth tidak dapat menghitung berdasarkan kondisi jaringan yang sebenarnya.
II. Pengertian Throughput
Throughput adalah bandwidth yang sebenarnya atau aktual, diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu juga.

Misalnya bandwidthnya sebesar 64 kbps, lalu kita ingin mendownload file dari internet berukuran 128 kb, seharusnya file tersebut sudah sampai ke komputer kita hanya dengan waktu 2 detik (128/64), namun apa yang terjadi, file tersebut tiba di perangkat kita dalam waktu 8 detik. Jadi bandwidth yang sebenarnya adalah 128kb/8 detik = 16 kbps.
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Bandwidth dan Throughput
Perangkat jaringan yang digunakan.
Topologi jaringan yang digunakan.
Tipe data yang ditransfer.
Banyaknya pengguna jaringan.
Spesifikasi komputer server.
Spesifikasi komputer client/user.
Induksi listrik maupun cuaca.
Menentukan Besaran Bandwith/Beban yang Dibutuhkan Untuk Komunikasi Data Secara Spesifik
Misalnya kb, seharusnya file tersebut sudah sampai ke komputer kita hanya dengan waktu 2 detik (128/64), namun apa yang terjadi, file tersebut tiba di perangkat kita dalam waktu 8 detik. Jadi bandwidth yang sebenarnya adalah 128kb/8 detik = 16 kbps.
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Bandwidth dan Throughput
Perangkat jaringan yang digunakan.
Topologi jaringan yang digunakan.
Tipe data yang ditransfer.
Banyaknya pengguna jaringan.
Spesifikasi komputer server.
Spesifikasi komputer client/user.
Induksi listrik maupun cuaca.
Kata “Bandwidth” ada banyak pengertian yang berbeda-beda untuk konteks yang berbeda, yang akan saya obrolin di sini adalah “Bandwidth” dalam konteks Internet. Memahami bandwidth dan kebutuhan real bandwidth menjadi penting, apalagi bagi sebuah pemerintah kota/kabupaten karena terbukti pos belanja Bandwidth Internet rata-rata bernilai Milyaran rupiah per-tahun. Nah mari kita mulai memahaminya:
Apa itu Bandwidth?
Bandwidth adalah ukuran banyak data yang dapat ditransfer dalam satuan waktu tertentu pada medium tertentu antar 2 titik lokasi.
Semakin BESAR Bandwidth sebuah koneksi, semakin CEPAT koneksi Internet.
SATUAN Bandwidth?
Satuan Bandwidth adalah bits per second (bps).
Contoh: bandwidth sebuah koneksi Internet adalah 60 Mbps artinya koneksi Internet tersebut mampu untuk memindahkan maksimal sebanyak 60 juta bit data tiap detiknya.
“BANDWIDTH” ~ analoginya seperti PIPA Air
Semakin BESAR Diameter Pipa Air (Bandwidth) semakin CEPAT dan BANYAK Air yang dapat dialirkan dalam satu waktu (Debit Air).
Pada dasarnya, debit air yang maksimal dapat mengalir dari Penyimpan Air ke titik akhir jalur pipa air adalah Tetap. Semakin banyak KRAN yang dibuka (misal Kran Wastafel dibuka, Kran Dapur juga dibuka) maka Debit air yang akan dapat mengalir di Bak Kamar Mandi akan semakin KECIL.
Analoginya dengan Koneksi Internet: pada dasarnya saat kita berlangganan Internet, umumnya kita sudah diberi jatah maksimum koneksi, misalnya Kecepatan Maksimal DONWLOAD saya 7,85 Mbps. Artinya saya dijanjikan dapat mengunduh sebuah file dengan ukuran 7,85 mega bit (atau 0.98 mega Bytes, 1 Byte = 8 bit) dalam waktu 1 detik dengan syarat tidak ada interupsi atau penggunaan aplikasi lain yang juga sedang download pada saat yang sama. Artinya dalam 1 menit saya bisa mengunduh file dengan ukuran 60 MB atau dalam 1 jam saya bisa mengunduh file dengan ukuran 3.528 MB atau 3,5 GB yang setara ukuran DVD film 🙂 Jika pada saat yang sama di koneksi Internet rumah saya ada 2 orang (saya dan teman saya) yang mengunduh 2 file film (3,5 GB + 3,5 GB = 7 GB) maka dalam waktu 1 jam saya baru bisa mengunduh separuh dari file film saya.
BENTUK FISIK BANDWIDTH?
Sebenarnya representasi fisik Bandwidth itu yang mana sih? Kalo analoginya instalasi pipa air di rumah, maka besar/kecil Bandwidth sama dengan besar/kecil Diameter PIPA Air yang dipasang. itu aja!
Kalo kita ingin Bandwidth nya Besar, ya pasang aja “Pipa” nya yang besar. Nah kalo di koneksi Internet, kalo pengin Koneksi Internet CEPAT maka ya Pasang aja FIBER OPTIC (mampu mengalirkan 100 Mbps hingga 100 Gbps sejauh 10 km untuk kabel singlemode, dan 100 Mbps hingga 9,92 Gbps sejauh 2 km untuk kabel multimode). Kalo pengin lebih murah namun lebih lambat ya pake UTP untuk kecepatan 10 Mbps hingga 1 Gbps sejauh 100 m.
LALU APA YANG KITA BAYAR DARI KONEKSI INTERNET?
Pada dasarnya, saat saya membayar koneksi Internet ke provider Internet (misal Telkom) saya membayar jasa Koneksi jaringan komputer yang mereka sediakan di luar jaringan rumah/kantor saya (termasuk di dalamnya Fiber Optic, server, keamanan, dll). Karena tanpa koneksi jaringan mereka maka tentu saya tidak dapat mengakses data atau informasi dari Server di luar jaringan rumah/kantor saya (misal server Google). Jadi pada dasarnya “Berlangganan Internet” adalah “Berlangganan SEWA JALAN” 🙂 Nah semakin Besar jatah JALAN yang kita sewa (Bandwidth) semakin Cepat Koneksi Internet dari & ke Jaringan rumah/kantor kita.
Data Plan = Jatah Data. Menariknya untuk nyari penghasilan lebih, Provider Internet seringkali mengenakan tarif sewa Bukan hanya berdasarkan “lebar” jalan yang kita sewa, namun juga berdasarkan Volume Data yang sudah mengalir di jalan yang kita sewa itu, yang disebut “Data Plan” atau Jatah Data maksimal yang didownload dan
upload. Ibarat Jalan Raya, si Provider Internet pinter nyari duwit yakni menarik Biaya untuk “lebar Jalan” yang dia sewakan + membatasi jumlah “mobil” yang melewatinya bahkan pake Batasan Waktu lagi! 🙂 Misalnya Paket Simpati 3 GB 1 hari artinya batas maksimal data yang didownload+diupload adalah 3 GB atau maksimal 1 hari harus digunakan atau expired musti bayar lagi 🙂 Tapi banyak juga kok Provider Internet yang tidak mengenakan batasan Data yang lewat alias dengan istilah “UNLIMITED DATA”.
Dedicated vs. Up To. Trik Provider Internet lainnya adalah dengan menggunakan istilah “Up to” (misal Up to 30 Mbps) yang artinya jalan koneksi Internet yang disewakan ke kita sebenarnya digunakan bareng-bareng ama konsumen lainnya sehingga kecepatan bandwidth nya Tidak Dijamin selalu 30 Mbps, namun tergantung seberapa sibuk jalan tersebut. Memang bisa mencapai 30 Mbps sih kalo emang sepi misal tengah malam 🙂 Dengan demikian lebih stabil kecepatan koneksi Internet kita apabila kita menyewa paket DEDICATED artinya Provider Internet menjamin lebar”jalan” khusus yang memang hanya digunakan oleh kita (tidak dipake orang lain).
BAGAIMANA MENGHITUNG KEBUTUHAN BANDWIDTH SEBUAH KANTOR?


Kebutuhan bandwidth berbeda-beda untuk jaringan komputer yang berbeda. Mirip kaya’ jaringan pipa air di rumah kos, makin banyak kamar kos yang membutuhkan air dengan debit sama (makin banyak kran), makin Besar pipa jaringan air yang dibutuhkan. Dalam konteks koneksi Internet, makin banyak Pengguna yang membutuhkan Kecepatan Koneksi Internet yang sama, makin Besar Bandwidth yang dibutuhkan kantor tersebut.
Nah, dengan analogi tersebut untuk menghitung Kebutuhan Bandwith sebuah kantor maka perlu kita hitung dulu:
Jumlah PC, Laptop, dan peralatan lain yang terkoneksi Internet dan kemungkinan besar secara rutin membutuhkan Download dan Upload ke koneksi Internet.
Batas maksimal Bandwidth download dan upload yang diijinkan di sebuah perangkat menurut peraturan/kebijakan kantor tersebut (batas maksimal bandwidth ini juga memperhitungkan jenis dan ukuran file yang rutin ditransfer, misal apakah hanya teks/gambar/audio/video, apakah transfernya per-batch atau real time seperti data CCTV, berapa ukuran rata-rata file dan seberapa sering pengiriman pada saat yang sama)
Sehingga cara untuk memperkirakan seberapa besar kebutuhan bandwidth suatu kantor dapat dilakukan dengan perhitungan:
Bandwidth yang dibutuhkan = jumlah Perangkat (User) x batas bandwidth satu perangkat
Cara sederhana menghitung kebutuhan Bandwidth adalah dengan:
* Asumsi bahwa 1 orang staf menggunakan 1 alat terkoneksi internet
* kita kelompokkan staf di kantor tersebut berdasarkan kebutuhan bandwidth jenis tupoksi pekerjaan yang menjadi tanggung-jawabnya:
Pengguna RINGAN: 50Kbps (menggunakan Internet misal hanya untuk email atau browsing)
Pengguna SEDANG: 80Kbps (menggunakan Internet misal untuk administrasi sistem informasi, akses sistem berbasis cloud, file gambar/video tetapi pengirimannya per-batch, unduh rutin file, dll)
Pengguna BERAT: 120 Kbps (menggunakan Internet rutin untuk file Besar dan Real Time misal CCTV, video conference, gambar resolusi tinggi, sistem telepon VoIP, layanan TV online, desktop sharing, dll)
(referensi:
http://www.technibble.com) Tentu angka Bandwidth itu masih debatable karena dapat berbeda-beda tergantung dari aplikasi yang digunakan atau standar kualitas koneksi yang diinginkan.
Contoh Kasus: Misal di kantor saya terdapat 20 pengguna Internet (anggap staf Cleaning tidak perlu koneksi Internet 🙂 ), terdiri dari 5 orang Pengguna BERAT (misal staf monitor CCTV, staf pengiriman file Video dan Gambar), 5 orang pengguna MENENGAH (misal asisten Admin Sistem), dan 10 orang pengguna RINGAN (misal staf kantor yang hanya butuh Internet untuk akses email atau fle text lainnya). INGAT: Jangan Hitung “keinginan” staf untuk Nonton Youtube atau Download Film Gratis dari Koneksi Internet Kantor! 🙂 Maka kebutuhan Bandwidth Kantor saya adalah:
5 pengguna BERAT x 120 Kbps = 600Kbps
5 pengguna MENENGAH x 80 Kbps = 400Kbps
10 pengguna RINGAN x 50 Kbps = 500Kbps
Total Kebutuhan Bandwidth = 1500 Kbps atau 1,5 Mbps
Contoh referensi lain untuk tiap kelompok user yang berbeda dengan mempertimbangkan kompleksitas content, misalnya rekomendasi dari support.Google:
Pengguna RINGAN: 200 Kbps ( web browsing)
Pengguna SEDANG: 500 Kbps (mengakses dan mengedit dokumen Google Drive)
Pengguna BERAT: min. 1 Mbps (streaming video)
Jika menggunakan referensi Google ini, maka kebutuhan Bandwidth kantor saya untuk kasus di atas adalah:
Pengguna Berat: 5 orang x 1 Mbps = 5 Mbps
Pengguna Menengah: 5 orang x 500 Kbps = 2,5 Mbps
Pengguna Ringan: 10 orang x 200 Kbps = 2 Mbps
Total Kebutuhan Bandwidth = 9,5 Mbps
Sebagai perbandingan tahun 2018, Provider Internet MyRepublic menyediakan paket berlangganan dengan kecepatan Up to 30 Mbps dengan harga Rp 223.900/bulan, sementara Telkom paket Indihome Up to 10 Mbps dengan harga Rp 368.000/bulan.
Nah, sekarang bagaimana menghitung kebutuhan akses Internet untuk cakupan KOTA/KABUPATEN? Maka kita harus menghitung jumlah Kantor perangkat daerah (PD) plus Titik-Titik Layanan Internet (seperti Taman Kota, Broadband Learning Center di kelurahan-kelurahan, dll) kemudian kita hitung jumlah pengguna untuk masing-masing Kelompok di setiap lokasi tersebut. Maka akan kita peroleh perkiraan Kebutuhan Bandwidth Internet Pemerintah Kota/Kabupaten.
Sekali Lagi diingat: Jumlah Kebutuhan Bandwidth Internet untuk kebutuhan e-Government Kota/Kabupaten haruslah terbatas pada kebutuhan Internet sesuai TUPOKSI staf, BUKAN Menuruti semua kemauan staf apalagi yang tidak sesuai dengan tugas pemerintahan (seperti Nonton Youtube, download film, dll), karena apabila Bandwidth Internet berdasarkan Kemauan dan Tidak Ada aturan penggunaan Internet Kantor maka dapat dipastikan Penggunaan Internet pasti akan “Flat” di batas atas atau selalu Kekurangan berapapun Pemkot/kab menyediakan akses Internet 🙂